Gerakan Jumat Bersih sebagai Upaya Partisipatif Menjaga Kebersihan Lingkungan di Dusun II, Desa Margalaksana

Authors

  • Amru Ikhwan Faddillah Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir, Fakultas Ushuludin, UIN Sunan Gunung Djati, Indonesia
  • Hasna Auliarahmah Program Studi Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati, Indonesia
  • Husni Abdul Ghofur Program Studi Pendidikan Bahasan Inggris, Fakultas Tarbiyah & Keguruan, UIN Sunan Gunung Djati, Indonesia
  • Isyfa Hasyatillah Ishaq Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sunan Gunung Djati, Indonesia
  • Syahdan Hikayat Adnan Program Studi Matematika, Fakultas Sains & Teknologi, UIN Sunan Gunung Djati, Indonesia
  • Mar’atus Sholikha Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Tarbiyah & Keguruan, UIN Sunan Gunung Djati, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.60005/impact.v2i2.246

Keywords:

Clean Friday, community participation, communal clean-up, environmental cleanliness, SISDAMAS

Abstract

Residential areas in RW 05, RW 06, and RW 07 of Hamlet II, Margalaksana Village, face environmental cleanliness problems associated with the accumulation of dry leaves and plastic waste, compounded by limited waste disposal facilities. This community service activity aimed to encourage residents' participation in maintaining environmental cleanliness through the Jumat Bersih (Clean Friday) movement, locally known as Jumsih. The activity adopted the participatory Community Empowerment System (SISDAMAS) approach during the university community service program across three community units comprising eight neighborhood units. The activities included environmental observation, coordination with local community leaders, weekly communal clean-up activities, and descriptive qualitative evaluation through observations and informal interviews conducted before and after implementation. Based on field observations, approximately 5–10 residents from different age groups participated per community unit in each session. The results showed a visible reduction in accumulated dry leaves and plastic waste at the cleaned locations. Informal interviews also provided insights into residents' responses to environmental cleanliness and emerging initiatives to maintain cleanliness outside scheduled activities. However, behavioral changes could not be quantitatively established because the evaluation did not employ structured assessment instruments. This activity demonstrated community involvement in maintaining environmental cleanliness, although participation remained limited and the sustainability of these efforts requires further support and monitoring.

References

Alwi, A., Rimawan, M., Mutiah, H., & Akbar, S. (2026). Aksi bersih lingkungan upaya penguatan kesadaran dan gotong royong oleh mahasiswa di Desa Talabiu Kabupaten Bima. KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 49–54.

Fridayanti, F., Sururie, R. W., Aziz, R., Uriawan, W., Zulqiah, Z., & Mardiansyah, Y. (2019). Model KKN Sisdamas UIN Sunan Gunung Djati Bandung: Tantangan dan peluang pelaksanaan. Al-Khidmat: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 24–28. https://doi.org/10.15575/jak.v2i1.4832

Hasan, L. M. U., Izyan, A. R. F., El-Yunusi, M. Y., Hardyansah, R., & Mardikaningsih, R. (2026). Kegiatan Jumat Bersih dalam menguatkan jiwa gotong royong warga serta meningkatkan kebersihan lingkungan Desa Ketegan Kecamatan Tanggulangin. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian kepada Masyarakat, 5(3), 2009–2011. https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2491

Pakpahan, N. H., Ilmi, I., Negara, D. S., Hardyansah, R., & Dirgantara, F. (2026). Partisipasi mahasiswa dalam gotong royong untuk kebersihan lingkungan di sekitar kampus. Bakti Sekawan: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 97–109. https://doi.org/10.35746/bakwan.v6i1.949

Purnomo, S. D., Winarto, H., & Kencana, H. (2022). Pengelolaan sampah berbasis jiwa gotong royong. WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 90–93. https://doi.org/10.56681/wikuacitya.v1i1.22

Riany, M., Rosyidah, D. M., Harahap, D. A. T., & Meinuri, V. (2024). Peningkatan kesadaran masyarakat akan kebersihan melalui program Jumat Bersih di lingkungan Desa Cikahuripan Kecamatan Cikahuripan Kabupaten Sukabumi. Sciences du Nord Community Service, 1(2), 57–62. https://doi.org/10.71238/sncs.v1i2.48

Sarlina, & Hasniah. (2021). Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan destinasi wisata di Desa Namu Kecamatan Laonti Kabupaten Konawe Selatan. KABANTI: Jurnal Kerabat Antropologi, 5(2), 170–179. https://doi.org/10.33772/kabanti.v5i2.1214

Downloads

Published

2026-10-19

How to Cite

Faddillah, A. I., Auliarahmah, H., Ghofur, H. A., Ishaq, I. H., Adnan, S. H., & Sholikha, M. (2026). Gerakan Jumat Bersih sebagai Upaya Partisipatif Menjaga Kebersihan Lingkungan di Dusun II, Desa Margalaksana. IMPACT: Journal of Community Service, 2(2), 65–71. https://doi.org/10.60005/impact.v2i2.246

Issue

Section

Articles

Citation Check